RSS

Pengartia Perancangan logikal

26 Mei

LOGO UBD1Perancangan logikal adalah proses membangun model informasi yang digunakan perusahaan berdasarkan pada model data khusus, tetapi terlepas dari DBMS dan pertimbangan fisik tertentu. Tahap-tahap perancangan logikal :

Membuat  dan  memvalidasi  model  data  logikal  lokal  untuk setiap view

Tahap ini bertujuan untuk membangun model data logikal lokal dari model data konseptual yang menggambarkan view tertentu dari perusahaan dan kemudian divalidasi untuk memastikan model tersebut mendukung transaksi yang diperlukan. Langkah-langkah pada tahap ini adalah :

Menghilangkan fitur yang tidak sesuai dengan relational model (optional)

Langkah ini bertujuan untuk memperbaiki model data konseptual lokal dengan menghilangkan fitur yang tidak sesuai dengan relational   model.   Akan   tetapi,   model   data   mungkin   berisi beberapa  struktur  yang  tidak  dapat  dimodelkan  dengan  mudah oleh  DBMS  konvensional,  sehingga  pada  tahap  ini  struktur tersebut diubah menjadi bentuk yang lebih mudah dikelola oleh sistem. Secara lengkap tahap ini bertujuan untuk :

– menghilangkan many-to-many (*:*) binary relationship type

– menghilangkan many-to-many (*:*) recursive relationship type

– menghilangkan complex relationship type

– menghilangkan atribut multi-valued

• Membuat relasi untuk model data logikal lokal

Langkah ini bertujuan membuat relasi model data logikal lokal untuk menggambarkan entity, relationship, dan atribut yang telah diidentifikasi.

Komposisi dari setiap relasi digambarkan dengan Database Definition Language (DBDL) untuk setiap relasi database lalu primary key dan alternate/foreign key dari relasi diidentifikasikan. Perancang harus menggambarkan bagaimana struktur-struktur dibawah ini dipresentasikan pada model data.

– Strong entity type

– Weak entity type

– One-to-many (1:*) binary relationship type

– One-to-one (1:1) binary relationship type

a. mandatory participation pada kedua sisi

b. mandatory participation pada salah satu sisi

c. optional participation pada kedua sisi

– One-to-one (1:1) recursive relationship

– Superclass/subclass relationship type

– Many-to-many (*:*) binary relationship type

– Complex relationship type

– Atribut multi-valued

• Memvalidasi relasi menggunakan normalisasi

Langkah ini bertujuan untuk memvalidasi relasi pada model data logikal lokal menggunakan teknik normalisasi.

• Memvalidasi relasi terhadap transaksi pemakai

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa relasi pada model data logikal lokal mendukung transaksi yang dibutuhkan oleh view

• Mendefinisikan integrity constraint

Langkah ini bertujuan untuk mendefinisikan integrity constraint yang diberikan oleh view. Integrity constraint adalah constraint yang harus diperhatikan untuk menjaga database agar tetap konsisten. Ada lima jenis integrity constraint :

– Data yang dibutuhkan

– Attribute domain constraint

– Entity integrity

– Referential integrity

– Enterprise constraint

• Meninjau ulang model data logikal lokal bersama dengan pemakai Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa model data logikal lokal dan dokumen pendukung yang menggambarkan model tersebut sungguh-sungguh merupakan gambaran sebenarnya dari view.

o Membuat dan memvalidasi model data logikal global

Jika aplikasi database hanya memiliki satu view, maka perancangan dapat langsung dilanjutkan ke tahap perancangan fisikal. Akan tetapi, jika aplikasi database memiliki lebih dari satu view maka langkah selanjutnya adalah membangun dan memvalidasi model data logikal global. Langkah-langkah pada tahap ini adalah :

• Menggabungkan model data logikal lokal menjadi model global Langkah ini bertujuan untuk menggabungkan model data logikal lokal menjadi sebuah model data logikal global dari sebuah perusahaan. Pendekatan yang digunakan pada langkah ini mengacu pada karya tulis oleh Batini dan Lanzerini (1986), Biskup dan Convent (1986), Spaccapietra et al. (1992), dan Bouguettaya et al.(1998), dengan tahap-tahap :

– Meninjau ulang nama dan isi dari entiti/relasi dan candidate key masing-masing.

– Meninjau ulang nama dan isi dari relationship/foreign key.

– Menggabungkan entiti/relasi dari model data lokal.

– Memasukkan (tanpa menggabungkan) entity/relasi yang unik ke setiap model data lokal.

– Menggabungkan relationship/foreign key dari model data lokal.

– Memasukkan (tanpa menggabungkan) relationship/foreign key yang unik ke setiap model data lokal.

– Mengecek apakah ada entity/relasi dan relationship/foreign key yang hilang.

– Mengecek foreign key.

– Mengecek integrity constraint.

– Menggambar diagram ER/relasi.

– Meng-update dokumentasi.

• Memvalidasi model data logikal global

Langkah ini bertujuan untuk memvalidasi relasi yang dibuat dari model data logikal global menggunakan teknik normalisasi dan untuk memastikan relasi tersebut mendukung transaksi yang dibutuhkan.

• Mengecek perkembangan di masa depan

Langkah ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat perubahan penting yang akan terjadi di masa depan dan untuk memastikan bahwa model data logikal global dapat mengakomodasi perubahan tersebut.

• Meninjau ulang model data logikal global bersama dengan pemakai

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa model data logikal global merupakan gambaran sebenarnya dari perusahaan.

 
 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: